SQL Server Online Manager

SQL Server merupakan salah satu database engine yang patut untuk diperhitungkan reliabilitasnya. Walaupun sebuah database engine merupakan servis yang boleh dibilang tidak sederhana, tetapi Microsoft mampu merancang interface program-program pendukungnya sedemikian rupa sehingga mudah untuk dipahami dan digunakan.
Jika anda salah satu pengguna SQL Server, tentunya anda sudah sangat terbiasa menggunakan tool-tool yang disediakan oleh database engine tersebut. salah satu tool yang sangat banyak digunakan adalah Enterprise Manager. Dengan tool itu kita bisa membuat dan memaintenance database dengan sangat mudah. Tetapi kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh microsoft kadang tidak sepenuhnya mampu mengatasi masalah yang kita hadapi. Salah satu contoh jika kita dihadapkan pada sebuah pertanyaan, dengan tool yang ada apakah bisa kita memaintenance database kita kapan saja dan dari mana saja, misalkan dari warnet atau dari rumah kita? Saya pernah mencoba enterprise manager saya remote dari rumah saya menggunakan Virtual Private Network (VPN) dan ternyata bisa tersambung, akan tetapi hasilnya sangat mengecewakan karena selain koneksinya yang lambat kadang juga sering putus. Dari kasus ini kemudian saya mencoba berpikir bagaimana caranya mencari solusinya. Akhirnya setelah baca-baca dari beberapa tutorial akhirnya saya tertarik dengan SQL-DMO untuk memecahkan problem tersebut. Dikarenakan aplikasi tersebut harus bisa online maka untuk prgrammingnya saya pilih ASP.
Apakah SQL-DMO itu?
SQL-DMO itu sendiri merupakan kepanjangan dari SQL-Distributed Management Objects. SQL-DMO adalah Application Programming Interface(API) yang berfungsi sebagai sarana komunikasi antara instances SQL server dengan program interface, bahkan enterprise manager itu sendiri menggunakan SQL-DMO untuk koneksi ke instance SQL server. Jadi jika kita menggunakan SQL-DMO maka kita bisa membuat aplikasi yang mempunyai performa sama dengan enterprise manager.
SQL-DMO diimplementasikan dalam sebuah file Dynamic Link Library (DLL), yang diberi nama file sqldmo.dll. File ini sudah menjadi satu package dengan installer SQL server, jadi jika anda menginstall SQL server maka secara otomatis SQL-DMO juga akan ikut ter-install pada komputer tersebut.
Develop Aplikasi SQL-DMO
Untuk mendevelop aplikasi SQL-DMO langkah pertama yang harus kita siapkan adalah memanggil instance SQL-DMO tersebut. Bagi anda yang sudah terbiasa menggunakan object, tentunya sudah tidak asing lagi dengan cara mendeklarasikan instance sebuah object. Berikut ini contoh deklarasi instance SQL-DMO.
Dim mSqlServer
Set mSqlServer = Server.CreateObject(“SQLDMO.SQLServer”)
Setelah proses pendeklarasian tersebut selesai kita lakukan, maka langkah kedua adalah membuat code untuk login ke SQL Server. Contoh codenya bisa anda lihat seperti dibawah ini :
Function Connect()
If Session(“ServerName”) “” AND Session(“UserName”) “” Then GetSession
If mServerName = “” AND mUserName = “” Then Response.Redirect “Login.asp”
Set mSqlServer = Server.CreateObject(“SQLDMO.SQLServer”)
mSqlServer.LoginSecure = False
if mUserPswd “” Then
mSqlServer.Connect mServerName, mUserName, mUserPswd
else
mSqlServer.Connect mServerName, mUserName
end if
If mSqlServer.Status = 1 then
Connect = True
Else
Connect = False
Set mSqlServer = Nothing
End If
End Function
Setelah aplikasi kita terkoneksi dengan SQL Server, maka kita bebas menggunakan object-object yang ada dalam SQL server. Berikut ini contoh untuk mengambil object database yang ada dalam SQL Server :
Property Get Database()
If Connect Then
Set Database = Server.CreateObject(“SQLDMO.Database”)
mStatus = True
Else
mStatus = False
End If
End Property
Untuk mengambil object yang lain syntxnya juga hampir sama dengan cara mengambil object database. Anda tinggal mengganti nama objectnya saja. Contoh jika anda ingin mengambil table nama anda cukup merubah statement createobject menjadi seperti ini Set Table = Server.CreateObject(“SQLDMO.TABLE”). Dengan cara yang sama, anda bisa juga mengambil object-object yang lain seperti View, Stored Procedure, Trigger, User Defined Function dan lain sebagainya.
Selanjutnya setelah kita berhasil memanggil object-object di SQL server, tentunya kita harus bisa menampilkan isi dari object-object tersebut. Berikut ini contoh menampilkan daftar database yang ada di SQL sever:
Dim Obj, SQLDB
Set Obj = New DMO
Set SQLDB = Obj.Database
for each SQLDB in Obj.SQLServer.Databases
If Not SQLDB.SystemObject Then
Response.Write SQLDB.Name
End if
Next
Runing Application
Dikarenakan aplikasi ini berbasis web, maka untuk menjalankan aplikasi ini kita harus men-setting IIS (Internet Information Service) jika anda menggunakan Win NT, XP, 2000 atau PWS (Personal Web Service) jika anda menggunakan windows 9x. Setelah proses settingnya selesai maka aplikasi ini bisa anda jalankan di browse anda. Jika anda sukses mencapai tahap ini, saya ucapkan selamat buat anda, karena anda sudah bisa mengkases SQL server anda dari mana saja selama server anda terkoneksi dengan internet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s